Lompat ke isi
Semua produk bergaransi resmi distributorBarang bisa dicoba dulu langsung di tokoTanya stok & harga langsung ke admin lewat WhatsAppSemua produk bergaransi resmi distributorBarang bisa dicoba dulu langsung di tokoTanya stok & harga langsung ke admin lewat WhatsApp
REMIX Music Store

Review

M-Vave Pocket AMP: Multi-Efek 120 Gram yang Bisa ke Headphone dan ke Ampli Sekaligus

Multi-efek berbaterai paling murah di rak kami, dengan layar warna, 20 model ampli, dan dukungan IR. Kami bedah isinya, batasannya, dan bedanya dengan Pocket Master dan GP-5.

M-Vave Pocket AMP: Multi-Efek 120 Gram yang Bisa ke Headphone dan ke Ampli Sekaligus

Ada satu kelas alat yang beberapa tahun lalu belum ada: multi-efek yang lebih ringan dari HP, berbaterai, dan harganya di bawah sejuta. M-Vave Pocket AMP masuk ke kelas itu. Beratnya 120 gram, ukurannya 93 x 71,5 x 40 mm, dan di dalamnya ada 20 model ampli, 60 efek, layar warna, soundcard USB, serta Bluetooth untuk memutar lagu pengiring.

Di rak kami, Pocket AMP adalah pilihan termurah di antara tiga multi-efek mungil yang sering ditanyakan orang. Dua lainnya sudah pernah kami bahas: Sonicake Pocket Master dan Valeton GP-5. Artikel ini membahas apa yang kamu dapat dari Pocket AMP, apa yang tidak, dan kapan sebaiknya memilih yang lain.

Tampak dekat layar warna M-Vave Pocket AMP dengan enam kotak modul efek
Tampak dekat layar warna M-Vave Pocket AMP dengan enam kotak modul efek

Sekilas spesifikasi

FiturKeterangan
Model ampli20 model, memakai teknologi pemodelan ANN (jaringan saraf tiruan) dari M-Vave
Efek60 efek
Rantai efek6 modul dasar plus 1 modul FX: FX, AMP, CAB, MOD, DLY, REV. Urutannya bisa diubah
IR kabinetBisa muat IR pihak ketiga (WAV mono 44,1 kHz 24 bit, 1024 atau 2048 titik sampel)
Preset80 slot (40 pabrik, 40 pengguna)
LayarLCD warna 1,54 inci
KoneksiInput 6,35 mm, output 6,35 mm mono, headphone 3,5 mm stereo, USB-C
USBSoundcard, rekam OTG ke HP, loopback, MIDI
BluetoothAudio, untuk memutar lagu pengiring dari HP
TunerAda, kalibrasi 430 sampai 450 Hz
BateraiLi-ion 1450 mAh, klaim sampai 7 jam
Ukuran93 x 71,5 x 40 mm, 120 gram

Ini video perkenalan resmi Pocket AMP dari M-Vave, durasinya satu menit:

video resmi dari kanal YouTube M-VAVE

Yang bikin Pocket AMP menarik

Dua keluaran terpisah. Ini pembeda yang gampang terlewat. Pocket AMP punya output 6,35 mm untuk ke ampli, mixer, atau speaker aktif, dan output headphone 3,5 mm sendiri. Banyak alat saku lain hanya punya satu lubang keluaran. Artinya Pocket AMP bisa dipakai latihan senyap di rumah, lalu dibawa ke latihan band dan dicolok ke mixer tanpa adaptor tambahan.

Layar warna yang langsung terbaca. Layarnya menampilkan enam kotak modul: FX, AMP, CAB, MOD, REV, DLY. Kamu langsung lihat modul mana yang menyala di preset itu. Di bawahnya ada tombol HOME, volume, dan panah kiri kanan, ditambah dua knob di sisi kanan. Untuk alat sekecil ini, kontrol fisiknya termasuk lengkap.

Bagian belakang M-Vave Pocket AMP: tombol power, USB-C, headphone, IN, dan OUT
Bagian belakang M-Vave Pocket AMP: tombol power, USB-C, headphone, IN, dan OUT

Baterai yang awet untuk ukurannya. Klaim pabriknya sampai 7 jam dari baterai 1450 mAh. Itu klaim di atas kertas, tapi angka klaimnya saja sudah hampir dua kali lipat Pocket Master. Diisi lewat USB-C seperti HP.

Bisa muat IR sendiri. Simulasi kabinet adalah bagian yang paling menentukan enak tidaknya suara di headphone. Pocket AMP menerima file IR pihak ketiga, jadi kalau suara kabinet bawaannya kurang cocok, kamu bisa ganti dengan IR gratisan atau berbayar yang banyak beredar.

Soundcard dengan loopback. Lewat USB-C, Pocket AMP terbaca sebagai audio interface di laptop dan bisa rekam langsung ke HP lewat OTG. Fitur loopback berarti suara dari HP atau laptop bisa ikut terekam bersama gitar, berguna untuk bikin konten cover lagu.

Untuk gitar dan bass. Spesifikasi resminya menyebut dua-duanya.

Yang perlu kamu tahu sebelum beli

Tidak ada footswitch. Sama seperti Pocket Master, ini bukan pedal. Ganti preset pakai tangan. Kalau butuh kontrol kaki, port USB-nya mendukung MIDI, jadi bisa dipasangkan dengan kontroler seperti M-Vave Chocolate Plus. Kami belum menguji pasangan ini sendiri, jadi tanyakan dulu ke kami sebelum beli keduanya.

Tidak mendukung NAM. Model amplinya memakai teknologi ANN milik M-Vave sendiri, bukan format NAM yang dipakai komunitas luas. Di saudaranya yang lebih besar, M-Vave Black Box, file ANN pihak ketiga bisa dimuat. Untuk Pocket AMP, kami belum menemukan konfirmasi resmi soal itu, jadi anggap saja kamu memakai 20 model bawaannya plus IR pilihanmu.

Tidak ada mesin drum dan looper di daftar spesifikasinya. Untuk teman latihan, andalkan lagu pengiring lewat Bluetooth.

Mengedit detail lebih enak lewat software. M-Vave menyediakan software M-EFCS, dan Pocket AMP tercantum di daftar perangkat yang didukung di halaman unduhan resminya. Di sana juga ada firmware terbaru. Saran kami, update firmware dulu sebelum menilai suaranya.

Output utamanya mono. Efek stereo hanya terdengar di headphone.

Review tertulis yang bisa dipercaya masih sedikit. Ini perlu kami sampaikan apa adanya. Saat menyiapkan artikel ini, sebagian besar ulasan independen tentang Pocket AMP berbentuk video, dan beberapa artikel yang kami temukan ternyata menggambarkan alat yang berbeda sama sekali, misalnya alat tanpa layar dengan tiga pilihan suara. Karena itu artikel ini bersandar pada spesifikasi resmi dan unit yang ada di toko kami, bukan pada penilaian suara dari pihak lain. Cara terbaik menilai suaranya adalah mencobanya langsung.

Pocket AMP vs Pocket Master vs GP-5

M-Vave Pocket AMPSonicake Pocket MasterValeton GP-5
BentukKotak saku, 120 gramKotak saku, 194 gramPedal mini logam, 237 gram
Baterai internalYaYaTidak
Klaim daya tahanSampai 7 jamSampai 4 jamPakai adaptor atau USB
FootswitchTidakTidakYa
Output ke ampli terpisah dari headphoneYaTidakTidak
Dukungan NAMTidakYaYa
IR pihak ketigaYaYaYa
Mesin drumTidakYaYa
HargaPaling murahTengahPaling mahal

Singkatnya: pilih Pocket AMP kalau kamu mau yang paling ringan, paling murah, baterainya paling awet, dan butuh keluaran ke ampli atau mixer. Pilih Pocket Master kalau kamu mau main-main dengan NAM dan butuh mesin drum. Pilih GP-5 kalau kamu butuh footswitch dan mau menaruhnya di pedalboard. Harga terbaru ketiganya ada di kartu produk di halaman ini.

M-Vave Pocket AMP dari sudut samping, memperlihatkan dua knob dan deretan colokan
M-Vave Pocket AMP dari sudut samping, memperlihatkan dua knob dan deretan colokan

Jadi, cocok buat siapa?

Cocok kalau kamu:

  • Mencari multi-efek pertama dengan modal sekecil mungkin.
  • Butuh alat latihan headphone yang baterainya tahan lama.
  • Mau satu alat yang bisa dipakai di kamar dan dibawa ke latihan band lewat mixer.
  • Pemain bass yang butuh alat latihan ringkas.
  • Butuh soundcard sederhana untuk rekam ke HP.

Kurang cocok kalau kamu:

  • Mau mengoleksi capture NAM dari komunitas.
  • Butuh mesin drum atau looper di dalam alat.
  • Butuh ganti suara pakai kaki tanpa alat tambahan.

Kesimpulan

Pocket AMP tidak menang di jumlah fitur. Ia menang di tiga hal yang praktis: paling ringan, klaim baterai paling panjang, dan punya keluaran ke ampli yang terpisah dari headphone. Ditambah harganya yang paling rendah di antara tiga pilihan kami, ia masuk akal sebagai multi-efek pertama atau alat latihan cadangan. Yang kamu korbankan adalah NAM, mesin drum, dan footswitch.

Karena ulasan tertulis tentang alat ini masih jarang, kami sarankan satu hal: coba dulu. Bawa gitar atau bass kamu ke REMIX Music Store Bandung, atau chat kami lewat WhatsApp untuk tanya stok.


Sumber rujukan: halaman unduhan resmi M-VAVE untuk software dan firmware, daftar spesifikasi dari penjual Gopherwood dan New Bee, serta unit yang ada di toko kami. Dirangkum dan ditulis oleh tim REMIX, bukan kutipan dan bukan ulasan pembeli REMIX.

Bagikan artikel ini:WhatsApp

Produk yang dibahas

Artikel lain